Farmakognosi RPS 7

Ukuran partikel dapat ditentukan melalui ayakan dimana ayakan yang berada dinomor terkecil akan membuat lubang ayakan menjadi besar serta ukuran partikel yang disaring juga besar 


Temukan vidio saya pada menit ke 1:50 - 4 :56


Komentar

  1. 1. Ukuran partikel dapat mempengaruhi kelarutan apabila semakin halus partikelnya semakin larut. Bagaimana sediaan simplisia tekstur kasar apabila digunakan sebagai obat? Apakah harus dihaluskan atau tekstur kasar untuk obat simplisia tertentu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Simplisia sendiri itu memang harus halus agar mempermudah dalam proses kelarutannya dan cepatnya khasiat obat bereaksi. Untuk tekstur yang kasar jika masih bisa di hancurkan kembali menjadi agak lebih halus dan diayakan kembali bisa untuk menjadi obat tapi apa bila memang sudah kasar dan tidak bisa di haluskan lagi bagian itu bisa dibuang.

      Hapus
  2. 2. Kenapa pengayakan memiliki ukuran yang berbeda sedangkan yang mudah larut dalam air adalah yang memiliki serbuk paling halus?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena pengayakan dilakukan dari nomor yang paling kecil dimana ukuran lubang nya yang besar dan ukuran partikelnya besar, nah dilakukannya pengayakan itu memang di ambil yang halus, tetapi itu sebagai sebuah catatan bahwa serbuk tersebut berhasil melewati pengayakan di nomor berapa saja, serta ukuran pengayakan mana yang bisa terakhir dilewati

      Hapus
  3. 3. Seperti yang disebutkan bahwa simplisia yang anda gunakan hanya diayak pada ukuran ayakan 20 mess yang tergolong masih kasar, sedangkan apabila ditambahkan dengan air harus larut simplisia tersebut, naah bagaimana upaya untuk lebih menghaluskan simplisia kulit jeruk tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengayakan ini dapat dilanjutkan ke mesh selanjutnya jika lolos ayakan maka ukuran partikel pada serbuk semakin kecil dan akan mudah untuk larut

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Propanolol